Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN 2026 bukanlah sebuah kekeliruan, melainkan strategi cerdas yang harus dipahami secara tepat. Dengan anggaran pendidikan sebesar Rp 769 triliun, sekitar Rp 223,5 triliun dialokasikan untuk MBG yang menargetkan hampir 84 juta penerima manfaat, terutama anak-anak dan siswa sekolah di seluruh Indonesia. Misbakhun menjelaskan bahwa penganggaran MBG menggunakan pendekatan cross-cutting policy, di mana anggaran dibagi sesuai dengan fungsi dan penerima manfaatnya demi memperkuat efektivitas program. Ini bertujuan untuk memperkuat gizi anak-anak Indonesia, terutama siswa sekolah. Mekanisme penganggaran MBG sepenuhnya merupakan strategi alokasi anggaran yang menjadi kewenangan pemerintah sebagai pemilik mandat pengoperasian APBN. Misbakhun juga menekankan bahwa alokasi anggaran MBG yang berasal dari anggaran pendidikan seharusnya dianggap sebagai langkah cerdas pemerintah yang patut diapresiasi. Strategi ini seharusnya mendapat pujian sebagai langkah cerdas, bukan justru dipermasalahkan atau dipolitisasi sebagai miss alokasi anggaran.
MBG: Dongkrak Dana Pendidikan Lewat Strategi Cerdas
Read Also
Recommendation for You
Sidang Pencemaran Nama Baik: Amien Rais Ungkap Mukidi Belum Hadir Sidang Pencemaran Nama Baik: Amien…
Eks Jaksa Agung Tersandung Kasus TPPU, Dorong Pemberatan Pidana bagi Pejabat Negara Dugaan tindak pidana…
Sudah bukan rahasia lagi jika dunia sepak bola penuh dengan kisah inspiratif. Salah satunya adalah…
Jokowi Jadi Saksi di Sidang Dokter Tifa, Persidangan Bersejarah Jokowi Hadir Sebagai Saksi di Sidang…
Ferdinand Hutahaean Menyemprot Hotman Paris Hutapea Terkait Pernyataannya Belakangan ini, Ferdinand Hutahaean, seorang praktisi hukum…
Berita Terkini: Polemik Ijazah dan Gelar Doktor Roy Suryo Kembali Memanas Polemik seputar kevalidan ijazah…
