Berita  

Bahlil Sebut RI Diplomasi 2 Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Pemerintah Indonesia sedang menghadapi masalah dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping yang terjebak di Selat Hormuz karena ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji, mempertanyakan siapa sebenarnya negara yang ingin diajak berdiplomasi dalam mengatasi masalah ini. Dia juga menyayangkan bahwa pemerintah Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai konflik ini, termasuk mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah mengungkapkan bahwa pemerintah sedang melakukan upaya diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini. Meskipun dua kapal tersebut belum bisa dikeluarkan, Kementerian ESDM sudah mencari alternatif sumber minyak mentah untuk diimpor. Bahlil menegaskan bahwa meskipun ini adalah masalah yang harus diselesaikan, ada alternatif lain yang sudah ditemukan.

Keseluruhan, pemerintah Indonesia berupaya melalui jalur diplomasi untuk menyelesaikan masalah dua kapal tanker di Selat Hormuz, sambil terus mencari solusi terbaik untuk mengatasi konflik tersebut. Semoga dengan upaya ini, situasi bisa segera diselesaikan tanpa menimbulkan masalah yang lebih besar.

Source link