Tentara Nasional Indonesia mendapat pujian dari Analis Politik dan Militer Universitas Nasional atas respon cepat terhadap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Langkah ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga akuntabilitas dan memberlakukan hukum tanpa pandang bulu. Dalam kasus ini, empat prajurit telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penanganan kasus dilakukan melalui mekanisme peradilan militer sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI. Respons cepat TNI dalam menindak pelaku merupakan tanda positif perubahan sikap di internal institusi militer, terutama dalam menanggapi kasus yang melibatkan anggotanya. Langkah-langkah transparan ini adalah kunci penting dalam membangun kepercayaan publik di era demokrasi modern.
Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS | Kredibilitas & Keterbukaan
Read Also
Recommendation for You
Lebih dari 100 Ribu Guru Menjadi PPPK Paruh Waktu: Sorotan Iman Zanatul Haeri Lebih dari…
Tanggapan Ferdinand Hutahaean Terkait Gugatan Ijazah Gibran ke PTUN Tanggapan Ferdinand Hutahaean Terkait Gugatan Ijazah…
Isu Pemecatan Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres: Harapan Terbesar Partai PSI Isu seputar kemungkinan…
Bonatua Silalahi Siapkan Gugatan CLS, Salah Satu Tuntutannya Uji Mandiri Laboratorium Ijazah Jokowi Peneliti dan…
Penulis Karya Ilmiah Nominasi Nobel Perdamaian Akui Ajukan MBG Penulis Karya Ilmiah Nominasi Nobel Perdamaian…
Keabsahan Pendidikan Gibran Rakabuming Raka Dikritik Kontroversi Dokumen Pendidikan Gibran Rakabuming Raka Sebuah dokumen yang…
