Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum memberikan peringatan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar tidak menolak kritik bahkan jika kritik tersebut tajam. Ini merespons pernyataan Purbaya yang menyerang ekonom kritis. Anas menjelaskan bahwa kritik terhadap Purbaya adalah hal yang sah. Meskipun demikian, para ekonom juga memiliki hak untuk tetap kritis terutama dalam memperingatkan mengenai kondisi ekonomi yang penuh tantangan saat ini.
Anas menekankan pentingnya Purbaya fokus pada pekerjaannya agar dapat mengatasi rintangan yang ada. Dia menegaskan bahwa tugas utama Purbaya adalah untuk fokus dalam menjalankan tugasnya dengan baik dan mengelola keuangan negara sebaik mungkin. Di tengah ketidakpastian, Anas menekankan pentingnya mendengarkan kritik walaupun kadang-kadang kritik tersebut sulit untuk diterima.
Pernyataan Purbaya tersebut diungkapkan dalam sesi wawancara dengan jurnalis di Kantornya di Jakarta pada tanggal 25 Maret 2026. Purbaya menyatakan bahwa dia bukanlah anti kritik, namun dia menegaskan bahwa tidak baik jika dikatakan bahwa dalam 2 bulan ke depan ekonomi Indonesia akan hancur dan mengalami resesi. Anas menekankan bahwa penerimaan dan penerimaan masukan kritik yang konstruktif merupakan salah satu kunci kesuksesan pemerintah dalam menjalankan tugasnya.












