Beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekarang mulai menerapkan konsep prasmanan di beberapa tempatnya. Konsep ini memungkinkan siswa untuk mengambil makanan sendiri daripada menerima paket makanan. Misalnya, SPPG Unit 2 di Kota Malang memberikan Makan Bergizi Gratis dengan konsep prasmanan atau bufeet. Kepala SPPG Kota Malang Unit Gadang 2, Ita Herlistyawati mengatakan bahwa konsep prasmanan untuk MBG saat ini sedang diuji coba dan jika terbukti efektif, kemungkinan akan diterapkan secara lebih luas. Ide prasmanan ini muncul setelah pihak SPPG menghadiri pertemuan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu lalu. Uji coba inovasi ini dilakukan dalam momentum acara halal bihalal pihak MIN 2 Kota Malang. Menggunakan model prasmanan, siswa dapat memilih makanan langsung tanpa menggunakan paket menu MBG. Meskipun siswa memiliki kebebasan dalam memilih makanan, tetapi pengawasan oleh tim SPPG tetap dilakukan untuk memastikan porsi makanan sesuai dengan aspek keseimbangan gizi. Total terdapat 1.300 porsi MBG untuk lembaga pendidikan tersebut, dengan menu bertemakan hari raya yang beragam seperti olahan daging ayam, sayur labu siam, telur, dan buah. Kegiatan prasmanan ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman siswa dalam mengonsumsi makanan bergizi secara lebih interaktif dan sehat.
SPPG Menerapkan Konsep Prasmanan: Siswa Bebas Ambil Makanan
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah membuka peluang karier besar-besaran bagi talenta muda Indonesia dengan membuka 30.000 formasi Manajer Koperasi…

Gelombang penipuan digital yang menyasar masyarakat peminat seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali marak terjadi…

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) baru-baru ini…









