Politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean, menanggapi narasi pemakzulan pemerintahan Prabowo-Gibran yang disampaikan Prof Saiful Mujani. Menurut Ferdinand, seruan tersebut tidak realistis dan berpotensi memicu kegaduhan di tengah situasi global yang penuh tekanan. Menurutnya, fenomena seruan pemakzulan bukan hal baru, dengan banyak pihak sejak era pemerintahan sebelumnya yang merasa menjadi pahlawan dengan menyerukan pergantian kekuasaan. Ferdinand juga menyindir sejumlah aktivis yang dianggap hanya menyuarakan tuntutan tanpa basis kekuatan nyata, dengan banyak dari mereka hanya berteriak-teriak di grup WhatsApp. Saiful Mujani berpidato tentang konsolidasi kekuatan untuk menjatuhkan Prabowo bukan melalui jalur impeachment atau secara konstitusional, tetapi melalui sebuah gerakan masyarakat. Ferdinand juga mempertanyakan sejauh mana pengaruh Saiful Mujani dalam mendorong gerakan tersebut, dengan ragu adanya basis massa yang cukup kuat.
Ferdinand Hutahaean: Sok Paten Kalau Kata Orang Medan?
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah membuka peluang karier besar-besaran bagi talenta muda Indonesia dengan membuka 30.000 formasi Manajer Koperasi…

Gelombang penipuan digital yang menyasar masyarakat peminat seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali marak terjadi…

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) baru-baru ini…









