Berita  

Dampak Kehadiran Massa Tandingan pada Demo RUU TNI: Tidak Tahu dan Bingung

Jakarta — Suasana depan gedung DPR pada aksi penolakan RUU TNI mendadak berubah jadi tontonan yang membingungkan ketika muncul sekelompok orang yang justru membawa spanduk dukungan terhadap aturan tersebut. Di tengah massa yang lantang menyuarakan penolakan, keberadaan kelompok tandingan itu memantik tanda tanya besar dari peserta aksi maupun warganet yang menyaksikan cuplikan videonya.

Dipertanyakan di Tengah Kerumunan

Peristiwa itu terekam dalam video yang kemudian dibagikan melalui akun Instagram @satyaazyumar. Dalam rekaman tersebut, seorang peserta aksi bernama Satya tampak mendekati beberapa orang yang membawa spanduk berisi dukungan terhadap RUU TNI. Alih-alih mendapat penjelasan yang tegas, ia justru menerima jawaban yang berputar-putar dan terkesan tidak paham dengan isi tuntutan yang mereka bawa.

Satya dan rekan-rekannya terlihat heran ketika menanyakan alasan kelompok itu mendukung RUU TNI. Pertanyaan yang diajukan berulang kali tidak menghasilkan jawaban yang jelas. Beberapa orang di kelompok tersebut bahkan mengaku tidak tahu, sementara yang lain tampak bingung saat diminta menjelaskan posisi mereka.

Spanduk Ada, Jawaban Tak Selaras

Kontras antara tulisan di spanduk dan jawaban para pembawanya menjadi sorotan utama dalam video itu. Di satu sisi, mereka datang dengan atribut yang menunjukkan dukungan terhadap RUU TNI. Namun di sisi lain, ketika diminta menjelaskan secara langsung, respons yang muncul justru menunjukkan ketidaktahuan.

Kondisi itu membuat suasana aksi semakin riuh dan memunculkan dugaan dari sebagian massa bahwa kehadiran kelompok tersebut bukan bagian dari aspirasi yang benar-benar dipahami. Keraguan itu semakin kuat karena jawaban yang diberikan terdengar tidak meyakinkan dan saling bertabrakan.

Menjadi Sorotan di Media Sosial

Potongan video tersebut kemudian menyebar dan memancing beragam komentar. Banyak yang menyoroti bagaimana sebuah spanduk dukungan bisa dibawa tanpa pemahaman yang memadai dari orang-orang yang memegangnya. Bagi penonton di media sosial, momen itu menampilkan betapa kacau dan janggalnya situasi di lapangan saat dua kubu hadir dalam satu lokasi dengan sikap yang saling berseberangan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.