Berita  

Ahmad Tsauri Kritik Kebijakan Insentif SPPG Rp6 Juta/Hari

Ahmad Tsauri, seorang penulis dan aktivis media sosial, mengungkapkan keprihatinannya terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait intensif sebesar Rp6 juta per hari yang diberikan kepada setiap Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau dapur. Tsauri menyoroti asal-usul dan mekanisme insentif yang cukup mengherankan tersebut. Menurutnya, dana sebesar Rp6 juta tersebut berasal dari jumlah porsi makanan yang didistribusikan setiap harinya oleh SPPG, dengan perhitungan tertentu untuk setiap porsi. Penjelasan Tsauri terkait detail penggunaan dana insentif yang mencapai Rp6 juta tersebut menjadi sorotan pada kritiknya.

Tsauri mengungkapkan bahwa angka tersebut tidak selalu tetap, tergantung dari jumlah porsi yang disediakan oleh masing-masing SPPG setiap harinya. Hal ini mengakibatkan pertanyaan terkait keberlanjutan program MBG dan keuntungan yang terus mengalir meskipun ada libur sekolah atau hari raya. Tsauri menilai praktik tersebut sebagai bentuk korupsi yang dilakukan secara terang-terangan dan difasilitasi oleh pihak terkait.

Selain itu, Tsauri juga menyebut adanya regulasi terkait intensif sebesar Rp6 juta per hari bagi SPPG, yang tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 401.1 Tahun 2025. Tsauri menyoroti proses aliran dana insentif dan penggunaannya, serta menegaskan bahwa regulasi tersebut seharusnya menjaga transparansi dan keberlangsungan program MBG dengan benar. Kritik yang disampaikan Tsauri terhadap kebijakan insentif dan tata kelola program MBG memberikan sudut pandang yang menggugah untuk lebih memperhatikan aspek integritas dan efisiensi dalam program-program pemberian makanan bergizi secara gratis di Indonesia.

Source link